Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 November 2011

Belajar Macromedia Flash


Macromedia Flash adalah salah satu applikasi yang digunakan untuk membuat Multimedia Authoring, sedangkan pengertian Multimedia Authoring adalah suatu aplikasi yang memberikan peluang kepada para pengguna (designer dan programer) untuk mengembangkan aplikasi agar lebih interaktif, contoh dari multimedia Authoring adalah :
  1. Media Pembelajaran
  2. Animasi
  3. Multimedia Company Profil
Multimedia Pembelajaran
Sebelum membahas lebih lanjut tentang multimedia pembelajaran, kita harus mengetahui tentang dampak Teknologi Informasi dibidang pembelajaran. Teknologi informasi dibidang pendidikan sangat dibutuhkan oleh kalangan pendidik karena sebagai media penyampaian suatu informasi dan komunikasi diantara pendidik dengan peserta didik. Untuk menyampaikan suatu ide atau gagasan dari materi pendidikan yang ada harus ada media yang membantu menyampaikan materi itu sendiri. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan seperangkat multimedia yang disebut dengan istilah Multimedia Pembelajaran, multimedia pembelajaran menurut Teknologi yang digunakan sangat bermacam-macam diantaranya adalah
1. e-learning
Definasi “e-learning” atau electronic learning secara umum sangat luas pengertiannya seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi. Namun secara umum e-learning itu sendiri dapat diartikan sebagai pembelajaran atau pengajaran dengan menggunakan rangkaian elektronik (Komputer, LAN, WAN atau internet)
2. e-media
E-Media adalah singkatan dari electronic media, artinya media yang berbasikan pada peralatan elektronik. e-Media berkembang sangat variatif, seiring dengan perkembangan media elektronik, seperti e-media konvensional berupa kaset rekaman pengajaran dan program TV pendidikan, e-media berbasis komputer terdiri dari CD, CD MP3, VDC dan DVD
Dalam multimedia kali ini kita lebih konsentrasi ke dalam e-media, karena arah dari multimedia authoring seperti macromedia flash lebih ke arah e-media, pembelajaran menggunakan e-media lebih dikenal dengan berbagai istilah diantaranya adalah : CAL (Computer Assisted Learning) , CBE (Computer Basic Education), IAL (Instuctional ssisted Learning), IAC (Instructional Assisted Computer) dan CBI (Computer Bassed Instruction).
Seperti Flash sangat mendukung untuk pembuatan Multimedia Pembelajaran yang berbasis pada animasi, sehingga menarik untuk disajikan. Sebagai contoh adalah beberapa Multimedia Pembelajaran sebagai berikut :
  1. Multimedia Pembelajaran Bahasa Jawa
interface
  1. Multimedia Pembelajaran Geografi
interface2
Multimedia Profile
Company profile atau dalam dunia multimedia lebih dikenal sebagai istilah Multimedia Company Profile, jenis multimedia ini terdiri dari 2 macam yaitu termasuk dalam kategori Continous Media (time dipendent) dan Discrete Media (time indipendent) sebagai contoh dari masing-masing media tersebut adalah sebagai berikut, untuk Discrete Media Seperti Video Company Profile sedangkan Flash atau Interaktif Multimedia lebih kepada gabungan antara Contionous dan Discrete Media
interface3
Konsep suatu Multimedia Company Profile lebih ke tujuan utamanya, yaitu memperkenalkan sesuatu perusahaan kepada public yang berkaitan dengan perusahaan tersebut.yang ditampilkan melalui menu-menu tertentu dan sub menu yang menceritakan perusahaan tersebut hingga jasa atau produk yang dihaslilkan, sebagai contoh menu yang sering digunakan untuk multimedia company profile adalah sebagai berikut :
1. Home (beranda)
Halaman ini merupakan bagian yang paling menonjol yang di tampilkan suatu perusahaan, menceritakan secara singkat tentang perusahaan dan berisi logo beserta headline tentang perusahaan tersebut, halaman home biasanya berisi potongan-potongan singkat tentang halaman lain dari company profile
2. About Us (tentang)
Halaman ini menceritkan tentang perusahaan secara mendetail seperti visi misi, latar belakang, nama bisnis yang digeluti dan sejarah perusahaan
3. Product/Servise (Produk dan layanan)
Halaman merupakan isi dari hasil dan produk dari perusahaan, dapat berupa layanan jasa yang diberikan kepada perusahaan.
4. Contac Us (Alamat)
Halaman ini berisi alamat yang dan beberapa kontak yang bisa dihubungi seperti no telp, email fax dll
5. Portfolio
Portpolio merupakan halaman yang didesain khusus untuk menyajikan daftar client dari perusahaan dan produk atau proyek apa saja yang pernah dikerjakan oleh perusahaan tersebut terhadap client-clientnya
Film Animasi 2 Dimensi
Selain sebagai Multimedia Authoring macromedia flash juga bisa digunakan untuk membuat Film Animasi 2 Dimensi, karena pada multimedia flash mendukung beberapa animasi dasar dan mendukung scene / klip. Didalam scene bisa digunakan untuk membuat 1 scene setiap animasinya / 1 adegan. Untuk membuat suatu animasi didalam macromedia flash harus melalui beberapa tahap pembuatan. Diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Membuat Konsep dan Ide Cerita (Sinopsis)
Membuat konsep cerita adalah menentukan tema atau cerita yang akan dibuat, misal tentang hiburan tentang ide seperti membuat iklan lingkungan hidup, kesehatan dll, dari cerita tersebut ada kesan tersendiri tentang yang akan disampaikan.
2. Membuat Storyboard
Kenapa dalam membuat film atau animasi khususnya memerlukan storyboard, story board sangatlah penting untuk mengingat kembali adegan cerita yang telah digambarkan, apa lagi ketika cerita dan animasi tersebut dibuat oleh satu tim yang terdiri dari beberapa orang. Model story board pada macromedia flash dapat dibuat dengan beberapa scene per adegannya, storyboard dapat dibuat dilembar kertas dan disitu kita bisa menggambar dan memberikan keterangan disampingnya seperti gambar dibawah ini
storyboard
3. Menggambar Karakter
Menggambar karakter adalah hal yang terpenting, langkah awal untuk membuat karakter adalah kita harus tau peran apa saja yang akan ditampilkan pada animasi tersebut, lalu membuat karakter objek dengan pensil dari model, postur, tubuh , wajah dll. File file karakter yang kita buat tersebut akhrinya kita import kedalam macromedia flash dan kita akan menggerakkan tiap-tiap bagian tubuhnya untuk di animasikan. Sesuai dengan animasi yang kita butuhkan nantinya
4. Menggambar Latar Belakang dan Objek Lain
Membuat suatu animasi akan lebih hidup jika ada lingkungan disekitarnya, atau latar belakang. Hal ini yang akan membuat animasi tampak hidup, latar belakang sangat menentukan ide cerita yang dibuat karena menggambarkan lingkungan sekitar dan suasana yang ada dalam suatu adegan.
5. Pewarnaan
Pewarnaan suatu objek harus seimbang mulai dari warna primer, warna sekunder dan warna tesier, selain itu juga harus memahami entitas cahaya yang ada pada ruangan animasi tersebut. Entitas cahaya biasa disebut dengan warna dingin dan warna terang (panas). Sehingga tampak warna-warna yang dihasilkan bermacam-macam antara perpaduan kontras dan warna-warna lembut
6. Proses Animasi
Proses animasi harus kita perhatikan untuk membuat film animasi seperti dalam flash, karena kita dituntut untuk mengetahui terlebih dahulu animasi dasar yang ada pada flash seperti motion tween, motion shape, motion guide dan frame by frame.
7. Penggabungan Animasi
Penggabungan animasi atau bisa dikatakan seperti pembuatan movie clip yang di gabungkan kedalam 1 scene, penggabungan animasi seperti ini biasanya tergantung dari jumlah gerakan yang di animasikan pada setiap scenenya
8. Pengisian Suara
Sebuah animasi tidak akan hidup jika tidak adanya suara atau sound effek untuk itu setiap gerakan dan membuat suara latar kita bisa membuatnya sendiri dengan cara merekamnya sendiri dengan menggunakan mic dan mengeditnya menggunakan softwae seperti cool edit.
9. Konversi Animasi Ke Format Lain
Konversi animasi sangat di perlukan untuk membuat hasil akhir dari animasi tersebut seperti ke format-format yang telah disediakan oleh macromedia flash seperti konversi ke file-file seperti *.DAT (untuk animasi vcd player), *.Mov (untuk player seperti quict time) *.exe (untuk eksekusi file flash pada windows)
Action Script Sebagai Bahasa Pemrogaman Multimedia
Didalam Flash terdapat bahasa pemrogaman yang disebut denan Action Script adalah bahasa pemrogaman yang berbasis pada ECMA Script, yang digunakan sebagai dasar dalam pembuatan website dan software yang menggunakan Flash Player atau Adobe Flash Player platform (dalam hal ini adalah swf file yang diintegrasikan dengan web pages, Action Script adalah bahasa pemrogaman asli yang sebenarnya dikeluarkan oleh Macromedia namun sekarang bahasa pemrogaman ini dimiliki oleh Adobe, dengan adanya perkembangan Action Script diinisialisasikan dan didesain untuk mengontrol objek vektor animasi Dua Dimensi (2D), seperti pada pengaplikasiannya action script dapat digunakan untuk membuat berbagai macam produk multimedia seperti Internet Aplication, Web, Games Interaktiv Multimedia dan streaming mediaaudio dan video. seperti
Action Script juga mengenal bahasa pemrogaman dengan multi link file, sehingga dapat memanggil beberapa file atau include file berekstensi swf lain kedalam satu aplikasi.

Selasa, 05 Juli 2011

Membuat objek Lathe dari 3ds Max7


Postingan kali ini bahas soal buat objek vas bunga lathe dari 3Ds Max7, kalo ngga 7 juga bisa sea.... hehehehe....
ok....
langkah pertama buka software aplikasi 3d max7,lalu pilih tampilan dari depan (front). n untuk membuat tampilan selayar penuh cukup menggunakan short-cut Alt-w.
langkah kedua kita membuat garis-garis untuk sketsa vas bunganya,tool garisnya ada di shapes-line, ingat garisnya separo aja.... kyak di gambar nhe...

Ow iya supaya garisnya lengkung, kita pilih modifier list, trus pilih yang vertex (titik).
Kemudian buat ketebalan. Caranya pilih splineàkemudian scroll ke bawah pilihà outline. Jangan tebal2 ya??? Kalo aq cukup 3 aza….
Nah jadinya kayak gini neh….
 
Kemudian kita masuk ke pembuatan lathe, caranya kita ke modifier list click modifier listnya Ketik L(lathe)à lalu pilih lathe.



Kyak gni….











Tampilannya setelah di lathe jadi seperti gambar….. tapi masih aneh ya???? Hehehehehe….
Emang belum slesai, selanjutnya klik di bawah modifier list lathe, supaya nyala kuning…. Kyak gini….

 Setelah menyala kuning kuning…. Kita dapat meng-edit  objek tadi… caranya pilih select and move lalu kita bisa narik objek tadi ke kanan atau ke kiri…. Hingga gambarnya pas…..

Kyak gini,,,,, hihihihihihi,,,,
Udah cukup keren kan??? Biar kelihatan halus kita meshsmoot caranya kayak caranya kayak nyari lathe tadi di modifier list meshsmoot.
Ok, semoga bermanfaat…… GBU…..

CARA MENAMBAHKAN MATERIAL DALAM OBJEK 3D



Hay sobat maya….
Nhe lanjutan dari tutorial kmaren…  kmaren kan membuat objek lathe… dan sekarang saatnya membuat objek late tersebut menjadi kelihatan lebih nyata… lets go.!!!
Pertama-kita buka program 3d max7 lalu kita buat objek lathe yang kita inginkan contoh saja objek yang minggu kemarin udah kita buat….













Selanjutnya kita bsa membuat material menggunakan fasilitas material yang ada di paket 3d max7. Caranya kita bisa pilih tool di atas yaitu material editor, atau shortcut-nya tinggal tekan M.














Setelah itu kita pilih salah satu tempat material yang ingin kita isi dengan material.














Lalu ikuti lankah-lankah berikut ini.

















Lalu centang Difuse color dan click tombol none maka muncul seperti ini














Lalu dobel click bitmap dan akan muncul menu lagi seprti ini













Lalu pilih di program C-->Program Files-->3ds max7-->scenes-->maps. Lalu kita pilh material apa yang akan kita pilih menutut objek yang kita buat.














Misalnya yang kita buat adalah pot bunga, saya pilih materialnya dari batu/stones-->benedeti-->open.














Lalu klik pada bagian yang sudah ditandai supaya hasilnya bisa langsung terlihat.














Lalu kita kembali ke menu awal material editor.
Lalu mimize pada perintah Maps supaya dapat terlihat bagian awalnya. Kemudian atur  specular level dan glossiness supaya objek terlihat mengkilat.














Dan inilah hasilnya….(render F9)


Semoga bermanfaat…. GBU…

Jumat, 24 Juni 2011

Cara Membuat Efek Photo Booth pada Foto Krisdayanti

Buka dokumen baru  ukuran 4 inch x 20 inch .. kalo centimeter terlalu kecil soalnya.. :)

ini penampakan dokumen baru nya :

Buka dokumen foto yang mau di pake.. saya pake foto Krisdayanti ..

Pilih salah satu foto Krisdayanti atau foto yang mau dipake lalu crop ukuran 4 inch x 5 inch.. untuk lebih jelasnya liat gambar aja deh yah..
ukuran dokumen kan 4 inch x 20 inch.. saya crop 4 inch x 5 inch biar nanti pas buat 4 foto.. ngerti kan yah ? kalo gak ngerti silahkan konsultasi ke Ki Joko Bodo .. hehehe..

sekarang aplikasikan crop tool tadi ke dalam gambar.. Drag ujung kanan atas gambar ke bawah kiri gambar .. Crop udah sesuai ukuran 4 inch x 5 inch dan 72 pixel

sekarang masukan gambar kedalam dokumen baru tadi.. dengan cara men drag ( klik > tahan > geser ) .. kalo masih ada yang nanya juga tentang DRAG.. duuhh.. kalo kata Kak Rhoma  itu namanya Ter … La… Lu ..  hehehe.. soalnya anak saya yang masih 7 tahun aja udah ngerti.. :D ..
TIPS : cara menghafal drag .. setiap mau tidur ucapkan klik > tahan > geser sebanyak 5 kali.. hehehe..

Perlakukan setiap foto sama.. supaya tidak sirik-sirikan..Crop foto yang lain lalu drag ke dalam dokumen baru.
Atur gambar sehingga berjejer  ke bawah…

sekarang kita beri border setiap foto nya..
Klik kanan layer 1 > blending option , lalu pilih stroke

kalo udah sesuai pilih Ok.. oia.. warna nya bebas yah..
supaya blending layer 1 sama dengan layer yang lain.. kita copy paste aja layer style nya..
Klik kanan layer 1 > copy layer style

Aplikasikan ke layer 2.. Klik kanan layer 2 > paste layer style
begitu selanjut nya sampe ke empat foto memiliki border yang sama

Sekarang kita memiliki 4 layer / 4 foto dengan efek yang sama..

Gabungkan semua layer dengan menekan CTRL + E dimulai dari yang paling atas..

Sekarang tinggal layer background yang isinya gambar hasil Merger / gabung..
Buat dokumen baru dengan ukuran 15 x 20 Inch dan 72 Pixel

Drag foto yang tadi di edit ke dalam dokumen baru..

Atur sehingga berada ditengah..

Supaya fotonya jadi bergelombang, Klik Filter > Distort > Shear

Ini hasil pembengkokan ..

Sekarang putar gambar nya dengan move tool atau Klik Edit > transform > rotate

supaya keliatan realistis..kita beri bayangan ..
Buat layer baru di bawah layer 1 dan diatas layer background  dan di atas Buat bayangan dengan brush tool warna hitam,

Kurangi opacity nya menjadi 50%

Supaya makin seru dan realistik.. kita beri highlight putih di foto nya.
Buat layer baru di paling atas.. Klik layer > new layer.
gunakan Brush warna putih untuk menghighlight bagian foto yang kira-kira perlu aja..

Ubah opacity nya jadi 75 %

masih keliatan brush putih nya di luar foto .. supaya gak keliatan kita join layer highlight (brush putih) dengan foto..
caranya..
Sambil menekan tombol ALT di keyboard , sorot cursor mouse ke garis diantara layer highlight brush putih dan layer foto sampe cursor mouse nya keliatan gambar dua bulatan.. lalu Klik..

Hasilnya :

Gampang kan ?
Selamat mencobaaa… !!
http://ilmuphotoshop.com

Cara Menggunakan Brush Bubble dengan Photoshop

Buka foto yang mau dibuat bergelembung..

Sekarang setting Brush nya..
Yuk mari gan..
Klik Brush tool
Nanti muncul Brush palette.. kalo gak muncul silahkan Klik Windows > Brushes
Klik brush bubble yang sudah dibuat..
setting scattering nya .. ini fungsi nya untuk memisah kan bubble yang tadinya menumpuk
nanti coba-coba dengan angka yang lain..  sangat menyenangkan deh pokoknya..

Lalu setting juga shape dynamics nya..
ini berfungsi untuk besar kecil masing-masing bubble atau putaran masing -masing bubble
silahkan coba-coba aja yah..

kalo udah klik di foto yang tadi udah disiapkan..
Ukuran nya terserah temen-temen aja.. mau gede , kecil, sedang..
Lebih bagus lagi kalo foreground nya PUTIH..

Hasilnya adalah

Selamat mencoba dan bersenang-senang..